Memasuki Juni, Indonesia akan merayakan kelahiran Pancasila yang disampaikan melalui pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 di sidang Badan Penyelidik Usaha – usaha Persiapan Kemerdekaan Pancasila (BPUPKI). Dalam pidatonya tersebut Bung Karno menyatakan bahwa

Kita hendak mendirikan suatu negara semua buat semua. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, – tetapi “semua buat semua“.”

Pernyataan ini tentu patut kita renungkan secara mendalam karena masih sangat relevan dalam situasi sekarang. Kita perlu bergotong royong untuk secara bersama mewujudkan tujuan bernegara yang tercantum dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi:

“…melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”

Selamat Hari Lahir Pancasila

From Around the Network

NgertiHukumID Podcast

Anggara, Advokat dan Praktisi Hukum membahas tentang kedudukan Pancasila dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia.

NgertiHukum ID Youtube Channel

Ngobrol Bareng Tobas untuk membedah perjalanan Tobas (nama yang umum dikenal) dari mulai aktivis sampai menjadi anggota DPR. Ia juga sempat menjawab beberapa isu yang terjadi baru – baru ini.

LearningHub.ID

Pada Mei 2020, Perludem kembali membuka kelas virtual yang membahas mengenai Sistem Pemilu. Wacana perubahan varian sistem pemilu proporsional di Indonesia bukanlah hal baru. Hampir di setiap agenda rutin lima tahunan untuk merevisi undang-undang pemilu, variabel metode pemberian suara dan penetapan calon terpilih ini selalu menjadi isu krusial yang cukup menyita waktu. Buka/tutup sistem pemilu proporsional memiliki konsekuensi mendasar terhadap struktur desain surat suara.

Kelas Khusus Perludem: Sistem Pemilu: Buka, Tutup, Atau?

Pendaftaran PKPA ICJR Secara Online masih dibuka. PKPA ini akan berlangsung pada 20, 21, 27 dan 28 Juni 2020, dan 4, 5, dan 11 Juli, mulai pukul 09.00 hingga 18.15 WIB melalui platform Webinar

Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan PSBB Hanya 4 Juta Rupiah.

Bahasan.ID

Diciptakannya pakaian seragam sekolah tujuannya agar tercipta suatu suasana dan tata kehidupan sekolah yang baik dan tertib karena dalam suasana yang tertib itulah dapat tertempa siswa-siswa yang berbudi baik dan luhur sebagaimana generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

Jilbab Sebagai Modifikasi Seragam: Putusan Pengadilan tentang Larangan Jilbab di Sekolah Negeri

Maka jelaslah, berbicara Hak Asasi Manusia, kita tak bisa sembarang membawa prinsip “nasionalisme” lalu berteriak ‘NKRI harga mati’ dan menganggap perkara selesai karena justru prinsip “kemanusiaan” itulah yang mencegah ‘nasionalisme’ menjadi chauvinisme.

Menjunjung HAM Adalah Bagian Penerapan Sila Kedua Pancasila